NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM SURAT AL-KAHFI AYAT 60-82 DI LINGKUNGAN PESANTREN

Mohammad Yazid Mubarok, Khoirul Ulum

  • Mohammad Yazid Mubarok, Mohammad Yazid Mubarok STAI AT TAQWA BONDOWOSO
  • Khoirul Ulum
Keywords: Pendidikan Islam, Al Kahfi, Pesantren

Abstract

terdapat dalam al qur’an, adalah kisah perjalanan antara Nabi Musa dan Khidir, yang tertuang dalam surah al Kahfi ayat 60-82. Musa berperan sebagai murid, dan Khidir berperan sebagai guru, dua komponen ini wajib dipenuhi dalam dunia pendidikan. Kisah ini mengandung beberapa hikmah tersendiri, dan jika dikaitkan dengan dunia pesantren, maka hal ini sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam kisah tersebut. Setidaknya ada 20 unsur nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya, dan dua diantaranya memiliki kandungan yang sama yakni ayat 71 dengan 74, dan  ayat 72 dengan 75. Hasil penelitian ini menemukan bahwasanya model pesantren telah mengadopsi nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam surah al kahfi, salah satunya adalah berhasil memadukan antara ilmu eksternal (knowledge) dan ilmu internal (value), atau dalam bahasa surah al kahfi disebut dengan “majmul bahrain”. Seperti yang tergambar dalam sosok Khidir as sebagai sosok seorang guru yang dapat memadukan antara kecerdasan eksternal dan kecerdasan internal. Hal inilah, yang menyebabkan kenapa model pendidikan pesantren sangat cocok dengan penjelasan yang terkandung dalam surah al kahfi ayat 60-82.

Published
2019-12-31